Hari Kedua Sidak SPBU, Satreskrim Polres Tolitoli Amankan Mobil Diduga Pelansir Solar
- account_circle Team Redaksi
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOLITOLI ,TolisPrime.com — Perburuan terhadap dugaan praktik penyelewengan BBM Solar bersubsidi di Kabupaten Tolitoli terus berlanjut. Memasuki hari kedua, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tolitoli kembali turun langsung menyisir sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kamis (13/8/2026).
Kali ini, penyisiran menyasar SPBU Jalan Baru (JB) dan SPBU Tambun. Operasi lapangan tersebut dipimpin langsung Kanit Tipidter Polres Tolitoli, Ipda Frengky, didampingi Kanit Resmob Aiptu Yohanes Patta Allo bersama tim operasional Tipidter.
Sekitar pukul 11.30 WITA, tim bergerak menuju SPBU Jalan Baru yang berada di kawasan dalam kota Tolitoli. Selama kurang lebih satu jam melakukan pemantauan, petugas belum menemukan adanya pelansir maupun kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi.
“Di SPBU Jalan Baru, selama kurang lebih satu jam kami melakukan penyisiran, belum menemukan pelansir atau mobil yang menggunakan tangki modifikasi. Kami hanya menemukan dua unit mobil yang terparkir dalam kondisi rusak,” terang Ipda Frengky.
Namun, penyisiran di SPBU Tambun justru membuahkan temuan yang kini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Petugas mengamankan satu unit mobil pikap L200 warna silver dengan nomor polisi 8192 DY. Di dalam kendaraan tersebut, polisi menemukan satu buah pompa penyedot solar yang diduga berkaitan dengan aktivitas pelansiran BBM bersubsidi.
Kendaraan tersebut kemudian diamankan ke Mapolres Tolitoli untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kami bersama tim di SPBU Tambun telah mengamankan satu unit mobil L200 warna silver Nopol 8192 DY. Di dalam mobil ditemukan satu buah pompa penyedot solar yang diduga merupakan bagian dari kelompok pelansir. Saat ini mobil sudah kami amankan ke Polres Tolitoli untuk dilakukan penyelidikan,” tegas Frengky.
Sidak tersebut merupakan tindak lanjut atas banyaknya keluhan masyarakat terkait kelangkaan Solar subsidi dan panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
Kasat Reskrim Polres Tolitoli Iptu Stefi Yohanes Hurlatu, S.Tr.K., M.H., melalui Kanit Tipidter Ipda Frengky menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan atas perintah Kapolres Tolitoli.
Menurutnya, kepolisian tidak ingin BBM bersubsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat justru disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Hari ini merupakan sidak kedua di dua SPBU, yakni SPBU dalam kota Tolitoli dan SPBU Tambun. Ini untuk memastikan sekaligus menindaklanjuti keluhan warga terkait kelangkaan BBM Solar bersubsidi dan antrean panjang,” ujar Frengky.
“Kami turun langsung ke lapangan atas perintah Kapolres Tolitoli untuk memastikan BBM bersubsidi ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” sambungnya.
Langkah tegas Satreskrim Polres Tolitoli mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pengguna Solar yang selama ini harus menghadapi antrean panjang.
Kalla, warga Kelurahan Sidoarjo, mengaku sangat mengapresiasi langkah kepolisian yang turun langsung melakukan pengawasan di SPBU.
Menurutnya, sebelum dilakukan penertiban, masyarakat bahkan harus menghabiskan waktu berjam-jam hingga bermalam di jalan hanya untuk mendapatkan Solar demi menunjang aktivitas usaha.
“Kami sangat berterima kasih atas langkah Polres Tolitoli. Dengan adanya sidak di SPBU, kami sudah tidak lagi antre sampai satu hari. Kadang kami bahkan harus bermalam di jalan hanya untuk mendapatkan Solar demi kelangsungan usaha kami,” ungkap Kalla dengan haru.
Apresiasi serupa disampaikan Bolong, salah seorang sopir rental Lorena. Ia menilai operasi Satreskrim Polres Tolitoli menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini resah dengan panjangnya antrean kendaraan.
“Kami sangat berterima kasih atas operasi yang dilakukan Satreskrim Polres Tolitoli. Mudah-mudahan penertiban ini terus dilakukan agar antrean panjang yang selama ini menjadi keluhan warga dan pengguna jalan lainnya bisa tertib,” ujar Bolong.
Operasi tersebut sekaligus menjadi sinyal tegas bahwa Polres Tolitoli tidak akan tinggal diam terhadap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Satu kendaraan telah diamankan, penyelidikan pun bergulir. Polisi kini memburu fakta di balik temuan pompa penyedot Solar tersebut—apakah hanya digunakan untuk kepentingan pribadi atau terhubung dengan jaringan pelansir yang lebih besar.***





- Penulis: Team Redaksi
- Editor: Redaksi TolisPrime.





