Hari Keempat, Tipidter Polres Tolitoli Sisir Gudang Diduga Penampungan Solar Subsidi
- account_circle Team Redaksi
- calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOLITOLI , TolisPrime.com — Komitmen Satreskrim Polres Tolitoli dalam memberantas dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi terus digenjot. Memasuki hari keempat, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) kembali bergerak menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penampungan solar subsidi.
Penyisiran tersebut dipimpin langsung Kanit Tipidter Polres Tolitoli, Ipda Frengky, bersama personel Unit Tipidter, Sabtu (15/8/2026).
Tak hanya mengawasi aktivitas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), polisi kini menyasar titik-titik yang diduga digunakan sebagai gudang penyimpanan BBM subsidi.
“Kita akan sisir semua gudang-gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan solar subsidi,” tegas Frengky saat melakukan penyisiran.
Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa aparat tidak ingin pengawasan terhadap distribusi solar subsidi berhenti hanya di pintu SPBU. Jalur distribusi hingga lokasi yang diduga menjadi tempat penampungan juga akan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
Frengky menegaskan, kegiatan tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan hingga distribusi solar subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan.
“Penyisiran ini akan tetap kita lakukan terus-menerus sampai pengguna solar subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” tegasnya.
Bahkan, Unit Tipidter Polres Tolitoli berencana menjadikan kegiatan penyisiran tersebut sebagai agenda rutin.
“Setiap Sabtu nantinya kita akan jadwalkan untuk melakukan penyisiran guna memastikan solar subsidi tepat sasaran,” ungkap Frengky.
Dari pantauan di lapangan, sedikitnya terdapat empat gudang yang diduga berkaitan dengan penyimpanan solar subsidi yang menjadi sasaran penyisiran polisi.
Namun, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan seluruh gudang tersebut dalam kondisi kosong. Tidak ditemukan aktivitas orang maupun kendaraan yang berkaitan dengan penyimpanan BBM di lokasi.
Bahkan, pintu gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan tersebut tampak terkunci rapat.
Meski belum ditemukan aktivitas ataupun solar subsidi di lokasi, kondisi tersebut tidak serta-merta membuat aparat menghentikan pengawasan. Penyisiran justru menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk memutus ruang gerak pihak yang diduga menyalahgunakan BBM bersubsidi.
Gerakan Unit Tipidter ini menunjukkan bahwa pengawasan tidak hanya berhenti pada SPBU, tetapi mulai menyasar titik-titik yang diduga menjadi mata rantai penampungan solar subsidi.
Polres Tolitoli menegaskan, distribusi BBM subsidi harus dinikmati oleh masyarakat yang memang berhak. Jika ditemukan adanya praktik penimbunan, penampungan atau penyalahgunaan yang melanggar ketentuan, aparat akan mengambil langkah sesuai hukum yang berlaku.
Satu pesan yang kini ditegaskan Unit Tipidter Polres Tolitoli: solar subsidi bukan untuk dipermainkan, apalagi dijadikan ladang keuntungan oleh pihak yang tidak berhak.***
- Penulis: Team Redaksi
- Editor: Redaksi TolisPrime.





