Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Daerah » Dugaan Kongkalikong Pemodal dan APH, PETI di Buol Kembali Menggeliat Usai Ditertibkan Polisi

Dugaan Kongkalikong Pemodal dan APH, PETI di Buol Kembali Menggeliat Usai Ditertibkan Polisi

  • account_circle Team Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BUOL ,Tolisprime.com- Sepuluh hari pasca Polda Sulteng mengamankan 22 unit alat berat jenis excavator  didesa Bodi Kecamatan Paleleh Barat Kabupaten Buol, lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin diwilayah tersebut kembali menggeliat.

Tim Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tengah yang dipimpin Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulteng, Kompol Karel A. Paeh pada Kamis ( 20/08/2026) berhasil mengamankan 22 alat berat yang diduga dipergunakan dilokasi tambang emas tanpa izin didesa Bodi.

Dalam keterangannya mengatakan, pengecekan dilakukan pada Kamis (20/08/2026) setelah menerima informasi terkait dugaan aktivitas PETI di wilayah tersebut. Namun, saat tiba di lokasi yang menjadi sasaran pengecekan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas penambangan emas yang sedang berlangsung.

“Tim kemudian memperluas penyisiran dengan menyusuri sejumlah akses jalan perkebunan warga. Dari hasil penyisiran itu, petugas menemukan puluhan alat berat dari berbagai merek yang berada di beberapa titik dalam kondisi tidak beroperasi,” ucap Karel Phae seperti dirilis humas Polda Sulteng beberapa waktu lalu.

Sayangnya , tepat seminggu pasca di tertibkan  Polisi, aktifitas tambang di beberapa wilayah kabupaten Buol khususnya di desa Bodi dan Sungai Tabong Kecamatan Kokobuka kembali menggeliat.

Pantauan media ini , sejumlah alat yang lolos dari pantauan tim gabungan Polda Sulteng dan Polres Buol dihutan desa Bodi kembali bekerja mengeruk perut bumi mendulang emas. Hal ini memicu spekulasi liar akan keseriusan penyelidikan kegiatan pertambangan emas tanpa izin di kabupaten Buol, apakah serius ataukah hanya gertak sambal untuk menaikkan nilai tawar uang setoran koordinasi.

” Tetap ada kegiatan , sudah aman Torang kerja ” ungkap Sumber terpercaya   yang menjadi penghubung antar pemodal dan pekerja lapangan , Jumat ( 28/08/2026).

Ditengah hutan desa Bodi,tampak beberapa eksavator tengah sibuk lembur bekerja  mengeruk perut bumi dengan penerangan alakadarnya.

Diberitakan sebelumnya, media ini melansir sejumlah nama pemodal dan pemilik alat berat di desa Bodi yang diduga kuat melakukan aktivitas pertambangan emas tanpa izin ( PETI). Bahkan terbaru dikabarkan jika kepala desa Bodi diduga menerima uang koordinasi dengan jumlah puluhan juta rupiah dari para pemilik alat berat dan pemodal.

” Kades Bodi diduga ada terima transferan dari pemain tambang emas, ada bukti tranfer puluhan juta ke Kades ” ungkap sumber kepada media ini sembari menyodorkan bukti tranfer uang pada rekening bank pemerintah.

Dalam bukti tranfer yang diterima redaksi ini, tampak beberapa slip setoran dari sebuah aplikasi perbankan dengan nilai bervariatif mulai dari Rp.5 juta hingga puluhan juta rupiah. Tampak nama pengirim atas nama Mustari Sappe dengan tujuan rekening atas nama Arianto Im Usia.

Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, M.M.  saat dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait aliran dana yang masuk ke rekening pribadi Kades Bodi, Arianto Im Usia.

Selaku Bupati ,dirinya telah memerintahkan jajaran inspektorat untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap kepala desa Bodi.

” Saya perintahkan proses,periksa oknumnya  ” ujar kader  politisi PKB ini.

Upaya untuk mengkonfirmasi Kades Bodi tidak membuahkan hasil, pesan terkirim  tetapi tidak direspon.

Hasil  penelusuran media ini dilapangan , sejumlah nama  disebut memiliki alat berat yang diduga kuat menjalankan aktifitas pengerukan material yang mengandung emas di desa Bodi.

Para pemodal diduga berasal dari luar propinsi Sulawesi Tengah , ada dari Propinsi Gorontalo, ada juga dari Kendari bahkan Kalimantan timur.

” Ada Nama Jamal, Wendi juga Matong ” ungkap sumber media ini.

Sejumlah alat berat ditemukan disekitar Desa Bodi misalnya dilokasi Mahuhulo ditemukan dua alat milik Akbar , di Lomuli ada 2 alat milik Mustari, 2 alat milik Salam dan 1 alat milik Lut. Kemudian dilokasi Beringin ada Eksavator milik Jamal sejumlah 5 unit,Adam 2 unit dan selebihnya diduga kuat milik inisial DD,AW,PENG,ASR dan MM sebanyak 1 unit.

Sedangkan dilokasi Batu Topi, ada eksavator diduga milik Mas Tang dan Roni.

Bahkan, konon dikabarkan ada 2 alat yang dioperasikan diduga merupakan milik kolega Bupati Buol serta  tokoh politisi lokal berinisial KSI alias MT.

Publik berharap Polisi serius dalam menangani kasus PETI di Buol,bukan sekedar gertak sambal sembari negosiasi dengan pemodal dan pemilik alat, bukan sekedar diperiksa dan dilepaskan dengan alasan tidak cukup bukti. ***

 

  • Penulis: Team Redaksi
  • Editor: Redaksi Tolis Prime
  • Sumber: TIM,SP2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral di Apparalang Bulukumba, Wisatawan Terseret Ombak Saat Berfoto

    Viral di Apparalang Bulukumba, Wisatawan Terseret Ombak Saat Berfoto

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Tolis Prime
    • 0Komentar

    Bulukumba, Tolis Prime – Sebuah insiden tragis yang terjadi di kawasan wisata Tebing Apparalang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik setelah video kejadian tersebut viral di berbagai platform media sosial. Seorang wisatawan perempuan dilaporkan terjatuh ke laut setelah dihantam ombak besar saat berada di area tebing yang menjadi spot favorit untuk berfoto. Peristiwa tersebut […]

  • Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai, Korea Selatan Langsung Kirim Sinyal Bahaya

    Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai, Korea Selatan Langsung Kirim Sinyal Bahaya

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Tolis Prime
    • 0Komentar

    TOLISPRIME – Piala Dunia 2026 resmi bergulir dan langsung menghadirkan sejumlah cerita menarik sejak hari pertama pelaksanaan turnamen terbesar di dunia tersebut. Edisi kali ini menjadi sejarah baru bagi sepak bola internasional. Untuk pertama kalinya, Piala Dunia diikuti oleh 48 negara peserta dan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. […]

  • Proyek Ruas Jalan Bambakanini – Ngovi Jadi Sorotan, Rp5,9 Miliar Dipertanyakan

    Proyek Ruas Jalan Bambakanini – Ngovi Jadi Sorotan, Rp5,9 Miliar Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Team Redaksi
    • 0Komentar

    DONGGALA ,Tolisprime.com – Papan informasi proyek berdiri tegak, nama ruas jalan tercantum jelas. Namun ironisnya, pekerjaan fisik yang dinanti warga justru disebut tidak pernah terlihat di lapangan. Sorotan tajam kini mengarah pada kegiatan Peningkatan Ruas Jalan Tanampulu–Malino dan Bambakanini – Ngovi di Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, yang tercantum dilaksanakan oleh CV Palu Mandiri Sejati nomor […]

  • Resmi Jabat Kapolda Sulteng, Ini Rekam Jejak Karier Irjen Rizal Irawan Lulusan Akabri 1995

    Resmi Jabat Kapolda Sulteng, Ini Rekam Jejak Karier Irjen Rizal Irawan Lulusan Akabri 1995

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Team Redaksi
    • 0Komentar

    PALU ,Tolisprime.com- Irjen Pol. Rizal Irawan, S.I.K., M.H. resmi menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Ia dilantik oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Aula Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) lalu. Irjen Rizal Irawan lahir di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Perwira tinggi Polri ini merupakan lulusan Akabri tahun […]

  • Kementerian Kebudayaan Koordinasi dengan PWI Sulteng, Persiapkan Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari

    Kementerian Kebudayaan Koordinasi dengan PWI Sulteng, Persiapkan Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    PALU ,Tolisprime.com — Direktorat Promosi Kebudayaan, Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, mengunjungi Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (13/8/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian survei dan koordinasi di Kota Palu dan Kabupaten Sigi yang berlangsung pada 11–14 Agustus 2026, dalam rangka persiapan kegiatan Temu […]

  • Konsultasi LP2B di Sulteng, Tolitoli Diminta Perkuat Perlindungan 9.165 Hektare Sawah Demi Ketahanan Pangan

    Konsultasi LP2B di Sulteng, Tolitoli Diminta Perkuat Perlindungan 9.165 Hektare Sawah Demi Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    PALU – Tolisprime.com Upaya menjaga ketahanan pangan dan mempertahankan swasembada beras terus diperkuat. Pada Senin (13/7/2026), dilakukan konsultasi di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah terkait implementasi Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) serta Program Cetak Sawah Tahun 2025 di Kabupaten Tolitoli. Konsultasi tersebut mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 […]

expand_less