Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Daerah » Ratusan Petani Sawit Kepung DPRD Tolitoli, Desak Operasi PT TEN dan PT CMP Dihentikan

Ratusan Petani Sawit Kepung DPRD Tolitoli, Desak Operasi PT TEN dan PT CMP Dihentikan

  • account_circle Cimok
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TOLITOLI, Tolisprime.com – Ratusan petani sawit dari Kecamatan Lampasio dan Ogodeide kembali turun ke jalan dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Tolitoli, Selasa (14/7/2026). Massa yang sebagian besar merupakan petani plasma itu mendesak pemerintah dan DPRD segera menyelesaikan konflik lahan yang telah berlangsung lama dengan PT Total Energi Nusantara (TEN) dan PT Citra Mulya Perkasa (CMP).

Dalam aksi tersebut, para demonstran membawa berbagai tuntutan, mulai dari penyelesaian hak-hak petani plasma hingga penghentian aktivitas operasional kedua perusahaan perkebunan sawit yang dinilai tidak memberikan kejelasan terhadap kewajiban mereka kepada masyarakat.

Koordinator aksi, Sabran, menegaskan bahwa petani plasma selama ini merasa dirugikan karena hak-hak mereka tidak pernah ditunaikan sebagaimana mestinya.

“Kami petani pekebun sawit yang memiliki lahan plasma meminta agar dua perusahaan itu berhenti beroperasi, karena sampai sekarang hak-hak masyarakat tidak ditunaikan,” tegas Sabran di hadapan peserta aksi dan anggota DPRD.

Menurutnya, PT TEN dan PT CMP telah melakukan diskriminasi terhadap hak-hak petani plasma yang memiliki keterkaitan langsung dengan lahan perkebunan yang selama ini dikelola perusahaan.

“Kami meminta izin operasi PT TEN dan CMP dihentikan karena sikap perusahaan ini sudah melakukan kriminalisasi terhadap hak-hak masyarakat,” lanjutnya.

Tak hanya itu, massa aksi juga mendesak DPRD Kabupaten Tolitoli untuk menggunakan fungsi pengawasan secara maksimal dalam mengawal penyelesaian konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun tersebut. Para petani menilai pemerintah daerah harus lebih tegas terhadap perusahaan yang dinilai tidak memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

Dalam orasinya, para petani juga menyoroti legalitas pengelolaan perkebunan yang dilakukan kedua perusahaan. Mereka menduga PT TEN dan PT CMP belum memiliki Hak Guna Usaha (HGU) sebagai dasar pengelolaan lahan perkebunan.

“Dua perusahaan perkebunan sawit itu ilegal. Selama ini selalu berkonflik dengan masyarakat. Saat penanaman maupun panen selalu ada masalah,” ujar Sabran.

Sorotan terhadap aktivitas kedua perusahaan sebenarnya bukan hal baru. Berdasarkan catatan LBH Rakyat, izin lokasi yang diterbitkan pada awal tahun 2010 disebutkan diperuntukkan bagi pengembangan tanaman sengon dan karet. Namun dalam praktiknya, lahan tersebut justru dikembangkan menjadi perkebunan kelapa sawit.

Selain persoalan legalitas lahan, petani juga menyoroti skema kemitraan plasma yang dianggap sangat merugikan masyarakat. Dalam aksi sebelumnya yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, petani mengeluhkan pembagian hasil yang dinilai tidak masuk akal. Mereka mengaku hanya menerima sekitar Rp60 ribu per bulan untuk lahan plasma seluas 0,8 hektare.

Aksi unjuk rasa di DPRD Tolitoli akhirnya berlanjut ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tolitoli, di antaranya Risman, SE., MM. dari Partai Golkar, Rihard Adrianto dari PKB, dan Saleh Kani dari PBB.

Turut hadir dalam RDP tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Polres Tolitoli, Kejaksaan Negeri Tolitoli, Asisten II Setdakab Tolitoli, Kabag Hukum Pemda, Kantor ATR/BPN, Dinas Koperasi, serta Dinas Perkebunan.

Masyarakat berharap RDP tersebut tidak hanya menjadi forum seremonial, tetapi menghasilkan langkah konkret untuk menyelesaikan konflik yang selama ini membelit ribuan hektare perkebunan sawit di Lampasio dan Ogodeide. Bagi para petani, kepastian hak atas lahan plasma dan transparansi pengelolaan perkebunan menjadi tuntutan yang tidak bisa lagi ditunda

  • Penulis: Cimok
  • Editor: Redaksi Tolis Prime

Rekomendasi Untuk Anda

  • 510 Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang II TA 2026 Lulus Seleksi Sub Panpus Kodam XXIII/Palaka Wira

    510 Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang II TA 2026 Lulus Seleksi Sub Panpus Kodam XXIII/Palaka Wira

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    PALU, Tolisprime.com – Kodam XXIII/Palaka Wira melalui Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Seleksi Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 mengumumkan kelulusan sekaligus melepas 510 Calon Tamtama PK menuju lembaga pendidikan TNI AD. Kegiatan berlangsung di Markas Yonif 711/Raksatama, Palu, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan dipimpin oleh Asisten Personel (Aspers) Kasdam […]

  • Lima Tersangka Mafia Tanah Sulteng, Publik Soroti Proses Hukum

    Lima Tersangka Mafia Tanah Sulteng, Publik Soroti Proses Hukum

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    PALU – Tolisprime.com Dugaan praktik mafia tanah di Sulawesi Tengah kembali menjadi sorotan. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah mengungkap kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah yang menyeret lima orang sebagai tersangka, termasuk tiga oknum di lingkungan ATR/BPN Kabupaten Sigi. Perkara ini bermula dari laporan Joni Mardanis terkait dugaan pemalsuan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor […]

  • Kapolres Tolitoli Pimpin Langsung Operasi PETI di Dadakitan, Warga Lingkar Tambang Sampaikan Aspirasi

    Kapolres Tolitoli Pimpin Langsung Operasi PETI di Dadakitan, Warga Lingkar Tambang Sampaikan Aspirasi

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    TOLITOLI – tolisprime.com Menjawab keresahan masyarakat terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang belakangan menjadi sorotan publik, Kapolres Tolitoli, Raden Real Mahendra, memimpin langsung Operasi Penertiban PETI di Dusun Malempa, Desa Dadakitan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. Operasi yang melibatkan 52 personel gabungan dari Polres Tolitoli dan Polsek Baolan tersebut terdiri dari Satreskrim, Satsamapta, […]

  • Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulteng Satukan Harmoni Lewat Doa Bersama

    Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulteng Satukan Harmoni Lewat Doa Bersama

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    PALU – Tolisprime.com Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara serentak menggelar doa bersama lintas agama yang diikuti seluruh jajaran Kepolisian di Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda hingga Polres. Untuk di Polda Sulteng, kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rupatama Lantai II Mapolda Sulteng melalui sambungan virtual […]

  • Kapolsek Dondo Turun Gunung, Tambang Ilegal di Balanipa Dibubarkan Secara Humanis

    Kapolsek Dondo Turun Gunung, Tambang Ilegal di Balanipa Dibubarkan Secara Humanis

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Team Redaksi
    • 0Komentar

    TOLITOLI – Tolis Prime.com Komitmen Polri dalam memberantas aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) terus ditunjukkan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Tolitoli. Menindaklanjuti perintah Kapolda Sulawesi Tengah terkait pemberantasan tambang ilegal, Kapolsek Dondo IPTU Ijmal, SH memimpin langsung penertiban dan pembubaran aktivitas pertambangan tanpa izin di KM 7 Dusun Balanipa, Desa Malala, Kecamatan Dondo. Didampingi Kanit […]

  • Semangat Tak Surut Diguyur Hujan, Sekab Tolitoli Hadiri Penutupan MTQ ke-31 di Sigi

    Semangat Tak Surut Diguyur Hujan, Sekab Tolitoli Hadiri Penutupan MTQ ke-31 di Sigi

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    SIGI – Tolis Prime.com Dedikasi dan semangat tinggi ditunjukkan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Tolitoli, Moh Asrul Bantilan, saat menghadiri acara penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Taman Likuifaksi, Kabupaten Sigi, Sabtu (13/6/2026). Meski cuaca malam itu diguyur hujan, Moh Asrul tetap hadir bersama rombongan pemerintah provinsi dan tampak berjalan kaki memasuki […]

expand_less