Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Tambang Rakyat Tolitoli Menuju Legal, Anwar Hafid dan Amran Sepakat Cari Solusi

Tambang Rakyat Tolitoli Menuju Legal, Anwar Hafid dan Amran Sepakat Cari Solusi

  • account_circle Redaksi Tolis Prime
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TOLITOLI –  TOLIS PRIME Maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Tolitoli akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan bahwa langkah terbaik untuk mengatasi persoalan tambang ilegal yang semakin meluas adalah melalui legalisasi dan penataan aktivitas pertambangan rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat dikonfirmasi usai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Satpol PP, Damkar dan Linmas. Menurutnya, kondisi PETI yang semakin marak telah menjadi persoalan yang menyulitkan banyak pihak, termasuk pemerintah dalam melakukan pengawasan dan penertiban.

“Pertambangan emas di Kabupaten Tolitoli ini semakin marak. Kalau terus dibiarkan, penertibannya akan semakin sulit. Karena itu solusinya adalah kita legalkan,” tegas Anwar Hafid. Kamis (4/6/26)

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat ini tengah mempersiapkan regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) terkait IPERA sebagai payung hukum bagi aktivitas pertambangan rakyat.

Menurut Anwar, rancangan perda tersebut telah selesai dibahas bersama DPRD dan kini sedang dalam tahap konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri.

“Kami sedang mempersiapkan Perda tentang IPERA. Alhamdulillah proses di DPR sudah selesai dan saat ini sementara konsultasi ke Mendagri. Kami berharap dalam satu bulan ke depan semuanya bisa diselesaikan.

Koperasi-koperasi masyarakat juga segera diaktifkan agar nantinya bisa menjadi wadah pengelolaan tambang rakyat yang legal,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Tolitoli, Amran Hi Yahya, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut Amran, selama ini aktivitas tambang yang berlangsung di sejumlah wilayah Tolitoli lebih banyak memberikan keuntungan kepada kelompok tertentu, sementara masyarakat dan pemerintah kesulitan melakukan pengawasan karena statusnya ilegal.

“Kami sangat mendukung langkah Pak Gubernur. Selama ini tambang-tambang yang ada hanya menguntungkan orang-orang tertentu.

Kalau nantinya dilegalkan, tentu kami sangat berterima kasih karena ini menjadi instrumen untuk melakukan penertiban,” ujar Amran.

Ia menambahkan, legalisasi pertambangan rakyat akan memberikan kepastian hukum sekaligus memperjelas siapa pihak yang bertanggung jawab apabila terjadi pelanggaran atau kerusakan lingkungan.

“Kalau pemerintah memberikan izin kepada seseorang atau koperasi, maka ketika terjadi penyalahgunaan atau pengelolaan lingkungan yang tidak baik, pihak yang bertanggung jawab jelas. Kalau sekarang tidak jelas karena kita tidak tahu siapa pengelolanya,” katanya.

Saat disinggung mengenai kerusakan lingkungan yang diduga terjadi akibat aktivitas PETI dan apakah Pemerintah Provinsi berani memberikan rekomendasi kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penindakan, Anwar Hafid menegaskan bahwa pendekatan yang dipilih saat ini adalah penataan melalui legalisasi, bukan penegakan hukum secara masif terhadap masyarakat.

“Kita tidak bisa langsung mendorong ke APH karena di dalam aktivitas itu banyak juga masyarakat yang menggantungkan hidupnya.

Kasihan masyarakat kalau semuanya dibawa ke ranah hukum. Karena itu, solusi yang kami tempuh adalah melegalkan terlebih dahulu, kemudian melakukan penertiban sesuai aturan yang berlaku,” tutup Anwar.

Langkah legalisasi tambang rakyat yang tengah dipersiapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah ini diharapkan menjadi jalan tengah untuk mengatasi persoalan PETI yang selama ini menjadi polemik, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh kepastian hukum dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab.

  • Penulis: Redaksi Tolis Prime

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Tersangka Mafia Tanah Sulteng, Publik Soroti Proses Hukum

    Lima Tersangka Mafia Tanah Sulteng, Publik Soroti Proses Hukum

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    PALU – Tolisprime.com Dugaan praktik mafia tanah di Sulawesi Tengah kembali menjadi sorotan. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah mengungkap kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah yang menyeret lima orang sebagai tersangka, termasuk tiga oknum di lingkungan ATR/BPN Kabupaten Sigi. Perkara ini bermula dari laporan Joni Mardanis terkait dugaan pemalsuan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor […]

  • Residivis Pengedar Sabu Tebas Polisi Saat Diburu, Akhirnya Dilumpuhkan Tim Gabungan

    Residivis Pengedar Sabu Tebas Polisi Saat Diburu, Akhirnya Dilumpuhkan Tim Gabungan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    PALU –Tolisprime.com Seorang residivis kasus narkotika yang diduga merupakan pengedar sabu nekat menyerang anggota polisi dengan parang saat hendak ditangkap. Aksi brutal itu berujung pada tindakan tegas dan terukur dari aparat setelah pelaku kembali melakukan perlawanan saat diburu Tim Gabungan Resmob Tadulako dan Opsnal Satresnarkoba Polresta Palu. Pelaku berinisial MR (24) akhirnya berhasil diringkus di […]

  • Semarakkan HUT RI ke-81, Bendera Merah Putih 81 Meter Membentang di Poso

    Semarakkan HUT RI ke-81, Bendera Merah Putih 81 Meter Membentang di Poso

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Team Redaksi
    • 0Komentar

    POSO , Tolisprime.com – Kegiatan Bhayangkara Poso Overland 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2026 berlangsung semarak di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Mengusung tema “Jejak Seribu Megalith Menyusuri Pesona Danau Poso”, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter […]

  • Kementerian Kebudayaan Koordinasi dengan PWI Sulteng, Persiapkan Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari

    Kementerian Kebudayaan Koordinasi dengan PWI Sulteng, Persiapkan Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Cimok
    • 0Komentar

    PALU ,Tolisprime.com — Direktorat Promosi Kebudayaan, Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, mengunjungi Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (13/8/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian survei dan koordinasi di Kota Palu dan Kabupaten Sigi yang berlangsung pada 11–14 Agustus 2026, dalam rangka persiapan kegiatan Temu […]

  • Reskrim Tolitoli Jemput Bola, Periksa Saksi di Rumah: Terobosan Baru Pelayanan Polri

    Reskrim Tolitoli Jemput Bola, Periksa Saksi di Rumah: Terobosan Baru Pelayanan Polri

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Team Redaksi
    • 0Komentar

    TOLITOLI Tolisprime.com — Pelayanan hukum tak harus selalu berlangsung di balik meja kantor. Terobosan baru ditunjukkan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tolitoli dengan menghadirkan pelayanan jemput bola langsung ke tengah masyarakat. Langkah tersebut dilakukan Kanit Pidum Polres Tolitoli, Ipda Rendy, didampingi penyidik Yulfi, yang mendatangi kediaman salah seorang saksi dalam perkara yang saat ini […]

  • Patroli SAR Saat Hari Libur, Kompi 4 Batalyon A Pelopor Pantau Aktivitas Warga di Dermaga Tanjung Batu Tolitoli

    Patroli SAR Saat Hari Libur, Kompi 4 Batalyon A Pelopor Pantau Aktivitas Warga di Dermaga Tanjung Batu Tolitoli

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Team Redaksi
    • 0Komentar

    TOLITOLI, Tolisprime.com – Mengantisipasi potensi kecelakaan di kawasan perairan saat meningkatnya aktivitas masyarakat pada hari libur, personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah melaksanakan patroli Search and Rescue (SAR) di Dermaga Tanjung Batu, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Minggu (02/08/2026). Patroli dilakukan dengan memantau kondisi sekitar dermaga sekaligus memperhatikan aktivitas masyarakat […]

expand_less